It's Another Space

Portal Linux Indonesia

Breaking

Tuesday, October 15, 2019

October 15, 2019

Software Grafis Profesional - GIMP

GNU Image Manipulation, atau lebih dikenal dengan nama GIMP, merupakan Software pengolah gambar terbaik saat ini. GIMP selain digunakan untuk membuat gambar, juga dapat digunakan untuk pengolahan, manipulasi, melakukan kompresi sebuah file image, serta kebutuhan grafis lainnya. Berbicara soal kualitas, serta fitur yang ditawarkan oleh GIMP, terbilang cukup lengkap bahkan hampir menyaingi aplikasi pengolahan grafis yang berbayar. Pada awalnya GIMP banyak dikenal oleh para pengguna sistem operasi Linux, namun karena adanya inovasi serta pengembangan terus menerus dan dukungan komunitas yang begitu banyak tersebar dan begitu aktif sampai dengan saat ini, sehingga kini GIMP sudah dapat dinikmati pada sistem operasi Linux, Microsoft Windows, dan OSX.


gimp-portal32

Tak hanya itu, selain memiliki puluhan tools standar untuk proses manipulasi sebuah gambar layakanya aplikasi berbayar lainnya. GIMP pun menyediakan kumpulan plugin yang bisa Anda gunakan untuk menambah kreatifitas Anda dalam berkarya. Dan Aplikasi ini bisa bebas untuk Anda gunakan atau dengan kata lain Gratis.




Perusahaan-perusahaan kelas dunia pun kini sudah banyak mengadopsi teknologi OpenSource untuk memudahkan mereka dalam proses produksi atau pun menghasilkan produk yang berkelanjutan dengan hasil yang profesional, serta dukungan dari tim dan komunitas yang ekspert dibidangnya.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih dalam informasi tentang GIMP serta ingin mencoba Software Grafis profesional silahkan kunjungi situs resminya di https://www.gimp.org/downloads/. Di situs resminya pun GIMP menyertakan panduan tutorial penggunaan serta dokumentasi yang bisa Anda baca dan gunakan dalam proses pembelajaran awal.

Sudah waktunya bagi Anda untuk berani mencoba Teknologi Free OpenSource Software, yang merupakan cikal bakal teknologi masa depan. Dan semakin hari komuniatas Free OpenSource Software ini bertumbuh begitu pesat dan siap membantu Anda ketika mengalami kesulitan ataupun kendala.

Selamat Mencoba


Thursday, October 10, 2019

October 10, 2019

Install Apache, MySQL, PHP (LAMP) di Ubuntu Linux



portal32-lamp
   portal32.net-blog linux indonesia


LAMP merupakan sebuah istilah yang ada di dunia komputerisasi dan merupakan singkatan dari Linux, Apache, MySQL dan Perl/PHP/Phyton. Lebih khusus didunia web programing, istilah LAMP itu sendiri sudah tidak asing, karena tools ini merupakan kumpulan tools Open Source yang sering digunakan untuk membangun, menjalankan serta mendeploy sebuah aplikasi berbasis web/web-based application yang dinamis. 
Tak perlu menyediakan perangkat mewah dan mahal untuk mencobanya, Anda hanya perlu menyiapkan perangkat Linux terlebih dahulu, dan semua tools yang akan digunakan berlisensi OpenSource/bebas untuk digunakan serta mudah untuk dioperasikan. Para pengembang aplikasi yang berbasis web dinamis dan interaktif sebagian besar dibangun menggunakan perangkat LAMP ini, walaupun pada tingkatan mahir mereka menggunakan tools tambahan. Namun, sampai saat ini LAMP merupakan perpaduan tools yang lengkap dalam memenuhi kebutuhan webserver skala sederhana.

Uraian kali ini akan membahas tentang instalasi LAMP pada Ubuntu 19.04.

Proses instalasi awal, memasang paket apache webserver :

sudo apt install apache2

tunggu beberapa saat, dan jika sudah selesai proses penginstalan. Maka Anda dapat melakukan pengecekan terlebih dahulu pada status dari apache webserver tadi.

sudo systemctl status apache2

maka akan keluar gambar seperti di bawah ini :

    portal32.net-blog linux indonesia

jelas terbaca bahwa webserver yang kita instalkan diawal tadi sudah berhasil terinstall dan statusnya berjalan dengan normal. Langkah berikutnya Anda dapat melalukan pengecekan melalui web-browser dengan mengetikan http://localhost/ pada kolom alamat.

    portal32.net-blog linux indonesia




Sampai saat ini Anda telah berhasil menginstall webserver sederhana pada mesin Linux Anda. Selanjutnya adalah menginstall paket PHP.

sudo apt install php libapache2-mod-php php-mysql

buat sebuah file yang bernama info.php yang berfungsi untuk menampilkan informasi dari php yang kita gunakan. File tersebut diletakan di folder /var/www/html/

sudo vi /var/www/html/info.php

tambahkan baris berikut :

<?php
phpinfo();
?>

sudo systemctl restart apache2

tampilkan infomasi PHP lewat browser Anda, dengan cara mengetikan http://localhost/info.php maka akan muncul tampilan sesuai dengan gambar di bawah ini :


  portal32.net-blog linux indonesia


Sampai pada tahapan ini ada sudah berhasil memasang serta menjalankan webserver beserta paket PHP. Langkah terakhir adalah memasang database. Database yang akan kita gunakan adalah MySQL yang merupakan database sejuta umat.

Langkah berikut yang dilakukan adalah instalasi paket database MySQL

sudo apt install mysql-server

jika berhasil, maka tahapan terakhir adalah melakukan konfigurasi database MySQL. Jalankan perintah berikut :

sudo mysql_secure_installation

ikuti perintah sesuai yang ditampilkan pada layar terminal Anda. Jika telah selesai, maka Anda dapat coba menjalankan perintah MySQL untuk mencoba fungsi dari MySQL itu sendiri.

sudo mysql
SELECT user,authentication_string,plugin,host FROM mysql.user;

jika queri diatas berhasil dijalankan, maka Anda akan melihat hasil seperti gambar yang ada di bawah ini. Dan ini sebagai tanda bahwa database MySQL sudah terinstall pada sistem operasi Linux dan sudah bisa untuk digunakan.

   portal32.net-blog linux indonesia



Dengan langkah-lahkah di atas tadi, Anda telah berhasil  membangun sebuah WebServer sederhana untuk dioperasikan pada localhost. Teknik ini merupakan teknik dasar yang perlu Anda kuasai ketika hendak membangun sebuah infrastruktur server yang lebih kompleks lagi. Lakukan eksplorasi lebih agar Anda dapat dengan cepat beradaptasi dan meningkatkan pengalaman yang lebih menarik lagi.

Selamat Mencoba



Saturday, October 5, 2019

October 05, 2019

Cara Menginstall Wine di Linux

     portal32.net-blog linux indonesia

Bagi pengguna Linux yang baru saja melakukan migrasi dari sistem operasi Microsoft Windows, tentunya masih memiliki rasa susah move-on terhadap aplikasi-aplikasi yang sering digunakan pada sistem operasi sebelumnya. Di dalam dunia Free Open Source Software ataupun Linux itu sendiri terdapat ribuan aplikasi yang bebas untuk Anda gunakan dan memiliki fungsi dan kualitas sama dengan software yang Anda gunakan pada Microsoft Windows. Namun bagi Anda yang tetap tidak ingin kehilangan pengalaman menggunakan aplikasi yang berjalan di atas Microsoft Windows untuk tetap dijalankan saat ini di sistem operasi Linux, Anda bisa mencoba beberapa program yang dapat menjembatani hal tersebut. Salah satunya adalah Wine. 

Wine adalah software yang berfungsi untuk mengemulasikan program yang berjalan hanya khusus di platform sistem operasi Microsoft Windows, sehingga mampu dioperasikan pada sistem operasi Linux. Wine itu sendiri adalah akronim dari "Wine Is Not an Emulator". Selain Wine, terdapat pula beberapa software serupa  yang memiliki fungsi yang sama diataranya PlayOnLinux, CrossOver, bahkan ada yang menawarkan kualitas premium.

Ulasan kali ini, akan membahas tentang proses pemasangan Wine pada sistem operasi Linux, dan telah diujicobakan pada sistem operasi Linux Ubuntu 19.04.


Proses Instalasi :

Tambahkan repositori Wine terlebih dahulu pada sistem operasi Linux Anda.

wget -qO- https://dl.winehq.org/wine-builds/Release.key | sudo apt-key add -

sudo apt-add-repository 'deb http://dl.winehq.org/wine-builds/ubuntu/ artful main'

lakukan update daftar repository yang telah ditambahkan

sudo apt-get update

Langkah selanjutnya adalah memasang wine, dengan cara :

sudo apt-get install --install-recommends winehq-stable

Tunggu sampai selesai, dan prosesnya membutuhkan koneksi internet. Jika sudah berhasil terinstall maka Anda dapat melakukan pengecekan versi terhadap software wine yang Anda gunakan. 

wine --version

     portal32.net-blog linux indonesia


Sebagai infomasi saat ini wine sudah ada di versi 4.x.x dan cukup banyak aplikasi yang telah diujicobakan dan berhasil berjalan diatas sistem operasi Linux. Daftar aplikasi yang telah diujicobakan untuk dapat berjalan diatas Linux dengan menggunakan Wine adalah sebagai berikut 

Application NameVotes
1.Final Fantasy XI Online Final Fantasy XI406
2.Adobe Photoshop CS6 (13.0)242
3.World of Warcraft 8.2.0230
4.EVE Online Current226
5.Magic: The Gathering Online 4.x221
6.The Sims 2 CD181
7.StarCraft 1.16.1 (Brood War)173
8.Steam Official Release161
9.Guild Wars All Versions153
10.StarCraft II Current148
11.Fallout 3 1.7 and GOTY140
12.Team Fortress 2 Steam113
13.Planetside 2 Release104
14.The Witcher 1.x Retail91
15.Watchtower Library 19.086
16.Left 4 Dead Full (Steam)80
17.RF Online Episode 280
18.Guild Wars 2 32-bit Client79
19.The Sims 3 All78
20.Counter-Strike: Source Retail / Steam78
21.Deus Ex: Human Revolution 1.4.651.077
22.Warcraft III The Frozen Throne: 1.x75
23.iTunes 12.x73
24.Final Fantasy XIV Heavensward (Official Client)73
25.Empires: Dawn of the Modern World 1.373
portal32.net-blog linux indonesia




Proses Uninstall :

Jika Anda ingin meng-uninstall aplikasi wine yang telah dipasang tadi, Anda hanya perlu menjalankan perintah berikut :

sudo apt-get purge winehq-stable

Anda dapat memperoleh info tentang wine itu sendiri melalui situs resminya di https://www.winehq.org. 

Jadi Anda tidak perlu khawatir lagi untuk migrasi ke sistem operasi Linux.


Selamat mencoba