Header Ads

Iseng-iseng dengan SQL Server 2019 di Linux

Lama tak mencoba dan bermain-main dengan produk baru microsoft, dan ternyata belum lama ini microsoft telah merilis produk SQL Server terbaru dengan versi SQL Server 2019. Sayapun mencoba untuk memasangnya di PC Linux dengan Sistem Operasi Linux OpenSuse Leap15. Sebagai informasi product SQL Server milik microsoft ini sudah bisa jalan native di Sistem Operasi Linux, dan ini sebuah inovasi yang luar biasa.
Hal-hal yang perlu dilakukan adalah, menyiapkan repository dari software SQL Server 2019. Dan kebetulan saya menggunakan sistem operasi Linux - OpenSuse Leap15 sehingga ulasan kali ini memakai contoh sistem operasi OpenSuse Leap15.

Tambahkan list repository terlebih dahulu :
# zypper addrepo -fc https://packages.microsoft.com/config/sles/12/mssql-server-preview.repo
kemudian lakukan refresh terhadap list repository yang sudah ditambahkan tadi dengan maksud melakukan pengkinian atas sumber tempat paket-paket software atau repository.

# zypper --gpg-auto-import-keys refresh 
jika berhasil, maka langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi paket software SQL Server melalui repository yang telah ditambahkan tadi dengan mengetikan baris kode :
#  zypper install -y mssql-server
#  /opt/mssql/bin/mssql-conf setup
lanjutkan pengecekan terhadap service SQL Server dengan baris perintah :
#  systemctl status mssql-server


Jika semua step diatas sempurna dilakukan, maka SQL Server sudah aktif seperti informasi yang tertera dari gambar diatas. Namun, jika statusnya belum aktif, bisa segera diaktifkan melalui modul YaST>Service atau menggunakan systemctl.


Langkah selanjutnya adalah menginstall SQL Command tools, yang merupakan paket pendukung dari SQL Server di linux yang berfungsi sebagai baris perintah yang dapat digunakan dalam pembuatan database atau pengaturan database SQL Server.
#  zypper addrepo -fc https://packages.microsoft.com/config/sles/12/prod.repo
jangan lupa melakukan refresh atas tambahan repository yang dilakukan, seperti langkah yang sudah saya jelaskan diawal tadi.

# zypper install -y mssql-tools unixODBC-devel
jika semua berhasil, maka langkah selanjutnya adalah melakukan koneksi terhadap database dengan cara :
#  /opt/mssql-tools/bin/sqlcmd -S 127.0.0.1 -U SA
jika berhasil, maka akan ada tampilan seperti dibawah ini 




Saya membuat baris peintah sederhana untuk mencoba apakah SQL Server yang di install tadi dapat berjalan dengan baik pada sistem operasi Linux OpenSuse Leap15. Saya membuat baris perintah untuk menampulkan versi dari SQL Server dan Sistem Operasi yang digunakan, berikut hasilnya :
1> SELECT @@VERSION
2> go
                                                                                                                                                                                                                                                                                                            
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Microsoft SQL Server 2019 (CTP2.4) - 15.0.1400.75 (X64) 
 Mar 16 2019 11:53:26 
 Copyright (C) 2019 Microsoft Corporation
 Express Edition (64-bit) on Linux (openSUSE Leap 15.0) <X64>                                                                                                                     

(1 rows affected)


ternyata baris perintah yang saya buat diatas berhasil untuk dijalankan dan menampilkan hasil nampak seperti yang ada diatas tadi. Langkah selanjutnya adalah pembuatan database. Sama seperti baris perintah yang dipakai pada SQL Server di Windows, manajemen SQL Server di Linux pun bisa berlaku demikian.

Saya pribadi melakukan pengaturan lebih dalam pada SQL Server Linux ini, menggunakan tools tambahan yakni Dbeaver. Tools ini mampu melakukan pengaturan terhadap banyak tipe Database, salah satunya Microsoft SQL Server.



Saya merasa lebih nyaman ketika menggunakann tools ini, karena pengalaman serta tampilan dari tools ini cukup sederhana dan mudah dimengerti. Dukungan komunitas, serta dukungan atas source driver dari masing-masing database pun cukup lengkap dan membantu sehingga memudahkan dalam penyusunan isi dari masing-masing tabel dari database. Untuk menjalankan baris kode perintah atas SQL Server, saya memanfaatkan fitur SQL Editor yang sudah dafault disertakan dalam aplikasi ini, dan secara garis besar fungsi-fungsi SQL dapat berjalan baik  ketika dijalankan pada menu SQL Editor ini


sementara fitur unggulann lain yang sering saya pakai adalah fitur pencarian yang menggunakan keyword tertentu yang saya rasa cukup powerfull dalam pengaplikasiannya.

So Far... Saya bisa menikmati SQL Server 2019 di mesin Linux OpenSuse Leap15. Selanjutnya tinggal melanjutkan oprekan kedalam database tersebut.


Selamat mencoba



No comments:

Powered by Blogger.