Header Ads

Melakukan Attach Database SQL Server Di Sistem Operasi Linux

Fitur attach Database yang dimiliki oleh SQL Server Management Studio sangatlah membantu dan memudahkan para sysadmin ataupun programer dalam melakukan attach ataupun sering kali untuk merestore database secara instan. Beberapa tahun lalu Microsoft telah merilis versi SQL Server yang bisa di install dan digunakan di mesin komputer yang memiliki sistem operasi Linux, selengkapnya dapat dibaca di sini , 

Nah bagi yang ingin mencoba fitur attach Database SQL Server di Sistem Operasi Linux, bisa mencoba trik berikut ini :

Pastikan SQL Server sedang running di Sistem Operasi Linux :
# systemctl status mssql-server
  • Sediakan / pastikan Anda telah memiliki dua buah file source SQL Server (biasanya memiliki ekstensi .mdf dan .ldf).
  • Copy dua buah file tadi ke direktory /opt/var/mssql/data di sistem operasi Linux
  • Mengganti file permission atas dua buah file tersebut agar dapat diakses oleh level selain root dan agar mudah pengoperasiannya nanti.
# chmod 777 DB_WINDOWS1.mdf
# chmod 777 DB_WINDOWS1_log.ldf
  • Lakukan koneksi ke Database SQL Server, bisa meggunakan sqlcmd atau menggunakan tools tambahan yakni dbeaver
#  /opt/mssql-tools/bin/sqlcmd -S 127.0.0.1 -U SA
    • Jika berhasil, langkah selanjutnya adalah melakukan attach atas dua file tersebut dengan sebelumnya membuat database baru 
    CREATE DATABASE DATABASEBARU ON PRIMARY (FILENAME=N'/var/opt/mssql/data/DB_WINDOWS1.mdf') 
    LOG ON (FILENAME=N'/var/opt/mssql/data/DB_WINDOWS1_LOG.ldf') FOR ATTACH;
    GO


      Tunggu beberapa saat, maka akan tercipta sebuah database baru yang isinya adalah hasil copian dari dua buah source yang Anda miliki tadi. Sebagai informasi, SQL Server di jalankan saat ulasan ini adalah SQL Server rilis terbaru yakni SQL Server 2019 



      Bagi Anda yang tertarik, silahkan mencobanya.









        No comments:

        Powered by Blogger.